Special A (Part 3)

Author                : Welpie

Rating             : PG-15

Genre              : Friendship, Romance, school life

Cast                 :

–          Hanazono Hikari                     : Park Reeya (Oc’s)

–          Takishima Kei                         : Cho Minho (Shinee)

–          Toudou Akira                          : Han Sora (Oc’s)

–          Karino Tadashi                        : Shin Changmin (TVXQ)

–          Yamamoto Megumi                : Kim Yoonee (IU)

–          Yamamoto Jun                        : Kim Minwoo (Boyfriend)

–          Tsuji Ryuu                                : Choi Jinwoon (jinwoon-2AM)

Part : Prolog | Part 1 | Part 2 |

Ps : Anneyoooooonggggggg !!!!! kita lanjutakn lagi kisah ke-7 makhluk aneh bin ajaib di SA…jgn lupa komentarnya yahh, sangat membantu ku untuk terus menulis dan berkarya….dont bashing OK!!

Disclaim : Meskipun ini diangkat dari komik, ada beberapa adegan yg aq akusisi…*berasa ibu2 pejabat DPR nihhh*, dan murni hasil imajinasi dan karya pemikiranku..no plagiat!!!…Maap kalo bnyk Typo yahhh, maklum kebutan, sebelum idenya lari entah kemana..kekekekke… Mari kita simakkk part 3 berikut…..cekidoooooooottt ^^

***_____***

PARK REEYA POV’s

Hari Minggu pagi yang indah setelah Classmeeting !!! Meskipun sudah dapat kalian pastikan dengan tak adanya diriku di tim basket, alhasil tim Minho yang jadi juaranya. Tak apa bukankah melihat mukanya yg aneh waktu itu jauh lebih membuatku senang?? >,< Tunggu saja kau si Evil Minho!! Dipertandingan lainnya akan aku buktikan bahwa aku mampu mengalahkanmu. Hahahahhaha !!!! *hoppppp…jgn lebar2 ketawanya Ree ntar ada nyamuk masuk lohh ^^ *

Ku buka pintu lebar-lebar agar dapat menghirup udara pagi yang menyegarkan ini. Seharusnya aku hendak pergi jogging, tapi ada satu hal yang mengurungkan niat ku untuk beranjak dari depan pintu. Bukan karena melihat hantu atau malah melihat capung segede gajah *emang ada???!!! >,< *, semua ini hanya disebabkan oleh makhluk mungil di depan rumahku ini. Tak seperti biasanya dia bisa ada disini, apa yang dia lakukan di depan rumahku?!!

“Selamat Pagi !! Haiii yeoja payahh !!!” sapa makhluk didepanku dengan memperlihatkan cengiran versi paling evilnya. Aku membatu sesaat dan berasa aliran darahku berkumpul semua di otak. Kenapa makhluk manis ini harus sesadis itu??!!

Hufffttt… Sudah lama aku tak melihatnya setelah tragedy berdarah itu*alayyyy!!!*. Dulu aku pernah memberikan bimbingan belajar padanya. Sudah barang kali kalian bisa tebak, tak bertahan lama dia banting setir belajar dengan kakaknya sendiri. Seperti panggilannya tadi, dia berfikir aku yeoja paling payah yang hanya terobsesi untuk mengalahkan kakaknya.

“Mau apa kau kesini Little Minho??” Tanya ku sambil mencubit pipinya yang menggemaskan, itupun bila ke-evil-annya tak muncul. Yapppss… Kalian dapat menebak siapa dia??

KAI….

Siapa lagi makhluk ciplakan Minho versi mini kalo bukan dia. Dia bahkan sama halnya dengan Minho, selalu bisa saja membuatku naik darah dengan cepat.

“Dari raut mukamu, Hyung pasti mengalahkanmu lagi bukan?!! Hyung ku memang paling hebat sedunia” sindirnya melepaskan cubitan ku dan menampilkan muka paling berseri yang dapat dia perlihatkan.

Dia ini memang Brother Complex !!! bagaimana tidak, dia benar-benar memuja Minho dengan sepenuh hatinya. Jadi jangan kaget dengan sisi ke-Evil-annya ini dia tiru dari mana! *Ckkckckckkckc… Apa menariknya sisi evil Minho itu sihhh??*

“Jadi, kau datang kesini hanya untuk membanggakan kakakmu itu?!! Kalo memang iya, lebih baik kau segera pulang!!” aku tak dapat membayangkan minggu pagi ku dirusak oleh miniatur Minho ini.

“Tentu saja bukan!! Aku mengantarkan ini untukmu !!” katanya menyerahkan selembar kertas, dari bentuk dan rupanya dapat dipastikan itu adalah sebuah undangan.

“Entah kenapa hyung terlihat BeTe di pagi hari ketika libur setelah undangan ini datang. Aku jadi takut menyapanya!! Padahal sapaan hyung di pagi hari adalah hal yang paling membahagiakan untukku” lanjut Kai dengan muka yang paling dramatic yang mampu ia lakukan. HAhhh… ini benar-benar membuatku mual. Seolah kakaknya itu Dewa apa?!!

Mobil hitam yang tak asing tiba di depan rumahku, dan sudah dapat dipastikan siapa yang bakal turun dari sana karena tiba-tiba saja nyali Kai menciut dan bersembunyi dibelakangku. Dengan aura paling kejam sedunia, Dia turun dari mobil dan memandang menusuk kearah kami.

“Wahhh… Kakakmu yang BeTe sudah datang “

“KAI !!! Jangan bertindak keterlaluan !!”

“hyuuu… hyuuuu” dapat ku rasakan Kai bergelatukan di belakangku.

“Kenapa kau datang dan malah marah-marah?? Kai hanya mengantarkanku undangan ini” sahutku di depannya

“Ku pikir kakak pasti bakal lebih senang kalau pergi ke pesta yang membosankan itu kalo bersama gadis payah ini….” Kata Kai yang semakin lirih di belakangku. Karena sudah pasti kakak tercintanya itu bukannya senang tapi malah tambah memompa aura ke-Evil-annya.

“Kenapa kamu semarah itu? Kai kan hanya ingin kau senang” bela ku pada Kai dan dibarengi dengan anggukan berkali-kali dari belakangku.

“Baiklah kalo begitu, sekarang tolong kembalikan saja undangannya!” pintanya tanpa rasa sopan sedikitpun. Sudah seenaknya marah-marah dan meminta hal sepele dengan tingkat ketidak sopanan yang tak mampu ku jabarkan. Hahhhh… Dia sungguh menyebalkan saja !!

“ Ini tak ada hubungannya dengan kau Ree!!” tambahnya dan membuatku tambah jengkel. Kenapa dia bisa sejahat ini pada adiknya sendiri !!! dan kenapa pada ujungnya dia juga membawa serta mood paling buruk padaku??

“Sekali sudah ku terima, tetap ku terima !!” Tolakku

“Ohhh… Sekalipun itu kau jadi partner pesta ku??” tanyanya dengan muka yang lebih datar dari auranya tadi.

“TENTU SAJA !!!” jawab ku tak mau kalah.

Untuk beberapa saat dia nampaknya berpikir sejenak dan hanya memandang datar ke arahku.

Tungguuuu!!! Ap… Apa tadi?? Part.. Partner??

“Baik, terserahlah! Tapi sebagai ganti atas ke-keraskepala-an mu ini, kau harus janji menuruti semua perkataanku terkait pesta nanti.” Balasnya dengan ketajaman dan penuh penegasan, seolah-olah kalo aku tak menepati janji itu, aku bakal digantung hidup-hidup olehnya. Dia mengelandang Kai pergi ke dalam mobil untuk pulang. Dan entah kenapa setelah kepergiannya, aku merasa sesuatu yang buruk bakal terjadi. Ku urungkan niatku untuk jogging, aku sudah kehilangan moodku di pagi yang cerah ini karena 2 makhluk evil itu. Aku kembali ke kamar dengan satu pertanyaan menggantung diotakku.

Partner Pesta itu apa ??!!!

*ckckckckkc…tadi ajah nyanggupin dengan menggebu-gebu. Padahal dirinya kagak tau, apa arti kata partner pesta itu sendiri !! Cuapekkk deh Ree !! *

****

Keesokan Harinya di sekolah, aku seperti orang linglung. Semalaman kuputar otakku untuk menemukan jawaban dari pertanyaan yang menggantung dari kemarin.

APA ITU PARTNER PESTA???

Ku tanyakan pada keluargaku pun sepertinya jawaban mereka tak ada yang beres satupun. Bagaimana tidak??? Ini jawaban mereka :

___ Oppa___ (masih di depan pintu rumah dari Supermarket)

 “ Partner pesta?? Ehmm… mungkin seperti teman belanja ke Supermarket Ree!” Oppa saja menjawab sambil garuk-garuk kepala dengan tangan satunya yang masih memegang Plastik karena dia disuruh eomma belanja. Kasian sekali oppa ku, mungkin tadi dia ingin kutemani waktu belanja, hingga hanya itu jawaban yang bisa dia berikan padaku.

 

___ Appa____ (di ruang keluarga saat sedang menonton TV)

“Ohhh… Partner pesta??? Appa tau, pasti seperti teman untuk diajak nonton pertandingan gulat, makanya Minho menyuruhmu menuruti kata-katanya. Kau tau bukan di sekitar arena gulat padat sekali. Pasti Minho takut kau hilang ! hahahhahaha…aku memang jenius !!” Appa itu maniak gulat, dan dia hanya pergi dengan temannya ketika akan menonton pertandingan gulat karena selebihnya hidup appa hanya ada di ruang pembuatan kayu dan dirumah. Bisa jadi hanya ini satu-satunya jawaban yang ada dikepalanya.

 

____ Eomma____ (jam 10 malam kala eomma ingin beranjak tidur)

“Apaaa??!! Partner pesta? Aku bahkan tak pernah sekalipun diajak appamu ke pesta! Dan kau malah menanyakan hal itu padaku. Seharusnya kau tanya dulu pada Minho kalau kau memang tak tau arti partner pesta! Jadi kau tak usah memusingkannya sekarang dan menanyai semua orang dengan pertanyaan semacam itu! Sudah sana kau tidur!!” Eomma ku ini adalah orang yang paling praktis di dunia. Sesimple prinsipnya, kalo tidak tau ya sudah tanya! Kalo dah malam, ya sudah tidur! Kalo kau lapar, maka segeralah makan!

Jadi bukan memberiku solusi jawaban, dia malah memberiku ceramah singkat sebelum tidur.

Akhirnya ku beranikan diri untuk tanya ke teman-teman saja, mungkin sebagai kalangan elit mereka bisa membantuku memahami partner pesta.

“Partner pesta Minho??!! Kenapa harus kau? Suruh saja dia pergi dengan beruang yang sesuai dengan kepribadiannya itu !!” *Ok Sora, jawabanmu benar-benar berlebihan !!!*

“Aku sedang belajar agar tidak menjadi partner pesta yang memalukan kog” jawabku sambil terus membaca komik pinjaman dari Jinwoon. Dia berkata, bahwa aku bisa mempelajari teknik menjadi partner pesta dari komik romance ini. Dan tentu saja karena hobi membacaku, dengan waktu singkat sudah 10 komik ku baca, dan aku hampir mengerti bagaimana menjadi partner yang baik. Yang pasti aku jadi mulai mengerti gambaran seperti apa partner pesta. Tapi bukan berarti ini menyelesaikan masalah, yang ada semakin aku baca komik ini semakin banyak pertanyaan bergelanyut di otak ku.

Pelajaran pertama : Kau harus dandan secantik mungkin. (Ehmmm…aku tak pernah dandan dan aku tak pernah tau atau bahkan dengar orang memujiku cantik! Jadi bagaimana aku nanti bisa jadi partner pesta kalo aku saja tidak tau bagaimana menjadi cantik??) >,<

Pelajaran Kedua : Kau harus pakai gaun pesta yang menawan agar tidak dikira salah kostum. (kenapa tak boleh pake jins dan baju biasa saja?? Satu-satunya rok yang ku punya adalah seragam sekolah dan sebuah rok mini kado dari Sora sewaktu ulang taunku taun lalu. Apa aku perlu meminta ijin ke Sora bagaimana bila aku memakai Rok pemberiaannya untuk datang ke pesta??)

Pelajaran Ketiga : Kau harus pastikan bahwa partner pestamu tidak merasa bosan dan teruslah mencari topic pembicaraan yang manis ketika pesta berlangsung. (sejauh yang aku tau, Minho takkan pernah bosan bila ku ajak bertanding. Jadi pertandingan apa yang bisa kulakukan di pesta nanti?? Dan apapula itu ‘Topik Pembicaraan Yang Manis’?? )

Kepalaku serasa dipenuhi banyak tanda Tanya. Sepertinya aku harus menghentikan membaca komik ini, sebelum otakku overload.

“sebenarnya apa beda pesta dengan festival??!!” tanyaku polos ke IU dan Sora.

IU segera menulis sesuatu di buku sketsanya. Ahaaa… dia tau perbedaannya??

REE…Mungkin sebaiknya kau tak usah bicara selama pesta itu?

!!!!!!!!!!! APA-APAAN INI??? Ini sungguh menyebalkan, siapa yang dulu pernah membuat acara dating ke pesta harus bawa partner??

“Ngomong-ngomong siapa orang yang menyelenggarakan pesta??” kata Sora melihat undanganku yang terletak diatas meja. Aku dapat memastikan bahwa IU hendak menjawab atau mau mencegah Sora membuka undangannya. Tapi tentu saja dia kan tidak mau menggunakan suaranya??!! Jadilah Sora terlanjur membuka undangan itu, dan rasa terkejut ketara sekali dimukanya.

“Ree.. Sebaiknya kau jangan tampil mencolok di pesta nanti. Sebaiknya jangan tanggapi apapun yang dikatakan orang yang menyelenggarakan pesta itu.”

??!!! memangnya ada apa dengan orang penyelenggara pesta itu???

Bukkkkkk !!!!

Kalian pasti tau apa yang dilakukan Sora. Yapppss….Apa lagi kalo tidak memelukku. (lagi)

“Maaffff Ree, aku benar-benar tidak bisa ikut, jadi segera telpon aku bila terjadi sesuatu disana!!” ujar Sora yang makin mempererat pelukkannya. Kenapa Sora semakin berlebihan terhadap pesta ini. Apa ini tidak terlalu berlebihan?? Aku kan hanya akan jadi Partner pesta Minho saja. Bukan berangkat perang!!

“Wahhh, Reeya mau ikut pesta itu yah. Kalo aku sih ga mau ikut!” ujar Changmin dengan santai yang langsung dengan cepat direspon Sora dengan mengangkat pot yang ada disebelahnya. Changmin yang sadar langsung lari ke belakang Jinwoon, sambil sok-sokan mengadu kenapa ada Nenek Sihir disekolah ini. *Hadehhh…mereka ini benar-benar tak pernah damai !!*

“Ree, sepulang sekolah kau akan dijemput supir ku untuk membuat gaun pesta!” kata Minho datar yang baru datang dan langsung duduk di sebelahku.

“Anggap saja kau sedang bekerja untukku. Jadi kau tak perlu pusing dan hanya perlu menaati semua perkataanku!” Grrrrrrrrrrr… Kenapa ada orang semenyebalkan seperti dia di dunia ini!!!

“OKE!!”

“Bagus kalau kau paham!” lanjutnya tetap dengan wajah datar paling menjengkelkan yang dia miliki. Aku benar-benar tak mengerti jalan pikiran orang ini.

*****

Aku sampai di butik pembuat gaun pesta dengan diantarkan oleh supir Minho. Kemudian aku dibawa keruang ganti untuk pengukuran baju. Aku benar-benar menyesali keputusan untuk datang kesini sesuai perintah Minho. Karena sudah hampir setengah jam,  pelayan yang ditugaskan untuk mengukur tubuhku hanya mendapatkan lingkar lengan. Dan tiap kali  pelayan ingin mengukur lingkar pinggang dan dada, entah kenapa aku akan tertawa tiada henti karena kegelian hingga pada akhirnya aku akan menendang siapapun dari mereka yang mencoba menyentuh pinggangku. Dan kalian semua tau sekuat apa tenagaku ini, hingga 4  pelayan yang ditugaskan membantuku untuk mengukur baju tetap tidak bisa bekerja dengan baik.

“Hahh… Pokoknya jangan kalian sentuh pinggangku. Itu sungguh menggelikan!!” teriakku di sela tawa kegelian.

“Nona Park, kalau seperti ini terus kami takkan bisa mengukur lingkar pinggang dan dada nona! Dan tuan Minho akan memarahi kami” rayu salah satu  pelayan yang tadi hendak ku tendang karena mencoba untuk memegang pinggangku lagi.

“Biar aku saja yang mengukurkannya untuk kalian” Tiba-tiba muncul seseorang dari arah pintu.

“Terimakasih !” ucap  pelayan tadi dengan penuh rasa syukur.

Waktu ku toleh siapa orang yang datang itu, ternyata seorang namja dengan muka yang dibuat sesopan mungkin. Dari penampilannya dia punya tubuh yang bagus seperti Minho * Ommo Ree, disaat seperti ini kau masih bisa membandingkannya dengan rival abadimu itu!!!*. Dia menyentuh bahu ku dan mencoba untuk menarikku ke arahnya. Reflek kuarahkan tendanganku kearahnya.

Apa-apaan namja ini??!! Aku takkan sudi tubuhku dipegang-pegang olehnya

“YANG BENAR SAJA !!!!!” teriakku melesatkan tendanganku dengan kekuatan penuh dapat ku dengar beberapa pelayan memekik ketakutan. Namja ini benar-benar tak tau seberapa kuat aku!!!

Grepppp….

Hahhhh!!! Dia bahkan menangkap kaki ku. Ini tidak mungkin hanya kebetulan saja bukan?!!

“Nahhh… ayooo aku bantu mengukurmu!” lanjutnya memegang bahuku dengan kuat, aku bahkan harus mengeluarkan segenap tenaga untuk lepas dari jangkauannya. Tapi semua sia-sia, dia jauh lebih kuat dibanding dengan senyum manis yang sejak tadi dia perlihatkan pada kami. Aku tetap memberontak dibawah cengkramannya.

“Kau ini kuda Liar ya!! Apa Minho belum bisa menjinakkanmu??” lanjut namja misterius ini

Kuda Liar??

“Kau mengenal Minho?” Dia juga mengenal si Evil Minho itu !! Dia memang bukan orang biasa!!!  Hal ini membuatku dapat berdamai sedikit dengannya untuk tidak memberontak.

Dia bahkan tak langsung menjawabnya, malahan tertawa kecil yang hampir mirip cekikan lirih. Apa dia pikir ini lucu hahh??!!!

“Mengenalnya dengan sepenuh hati. Tapi saat ini, yang terpenting bukanlah hal itu! Sekarang saatnya mengukurmu Baby !” Katanya dengan santai dan entah sejak kapan dia telah memegang meteran dan kembali menancapkan tangannya dibahuku. Sebenarnya sapa sih dia??? Namja tak sopan yang seenaknya sendiri, seperti si Evil Minho saja!!

Pegangannya sangat kuat dan seberapa keras ku coba untuk lepas darinya tak bisa. Dan yang paling menyebalkan dari segala tingkahnya adalah, dia sangat terlihat menikmati acara ‘penyiksaan’ nya terhadapku. Jadi kenapa aku harus terjebak disini dengan nya disini dan orang yang membuatku mengalami situasi ini bahkan tak ikut dating membantuku !!

OHHH GOD !!! INI SEMUA KARENA ULAH EVIL MINHO ITU !! DAN KENAPA SEMUA ORANG YANG BERHUBUNGAN DENGANNYA ITU MENGERIKAN SEMUA!! TIDAK ADIKNYA… TIDAK TEMANNYA INI… DAN KENAPA HARUS AKU HARUS TERDAMPAR DISINI DENGAN NAMJA MENJENGKELKAN INI !!! ANDWEEEEEEEEE….. >,<

 

*…..To Be Continue….*

Otte..Otte??? jangan lupa kasih saran dan kritik serta koment yahhh chingu. Aku mau

Iklan

7 pemikiran pada “Special A (Part 3)

  1. Maaf sodara2…
    saya lagi sibukkkk kali,, mungkin part 4 nyamasih lum bisa cepet..
    harappp sabar yahhh…

    thank uda baca ^^

Leave Your Comment ~~ ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s